THE KLUB SANTAI


NHC x PEOPLE ARE PEOPLE Present:
THE KLUB SANTAI
with:

Chyntia Dawn

Kloase

Kevin Geraldi
Lapak Sahaja:

Records

Music Merchandise

Toys, etc.
Thursday, 6 July 2017

7.30 PM – End

at The Clane Citraland Cirebon
Artwork by: Firmansyah

Advertisements

Desire #1 : Tribute To Nirvana


​Era 90-an memang dikenal sebagai masa kejayaan bagi musik alternatif, dimana banyak band-band alternatif di Amerika Serikat dan Inggris yang menjadi populer setelah dilirik dan direkrut oleh label major pada masa itu. Bahkan di Indonesia sendiri pada era keemasan musik alternatif ini muncul banyak band yang memainkan musik tersebut.

Untuk merayakan kembali masa kejayaan tersebut, Desire yang merupakan kelanjutan aktifitas dari Ruang Alternatif akan digelar dengan mengangkat konsep tribute event. Meskipun dengan konsep tribut event, penampil yang mengisi gelaran ini tidak hanya akan membawakan lagu-lagu cover melainkan juga membawakan lagu-lagu milik mereka sendiri.
Pada edisinya yang perdana ini Desire mengambil tema “Tribute To Nirvana”, dimana tema ini dipilih untuk mengajak bernostalgia mereka yang tumbuh bersama musik era 90-an, serta memberikan penghormatan kepada Kurt Cobain dan Nirvana yang merupakan salah satu dari sekian banyak penanda revolusi musik dunia di awal era 90-an.
Diselenggarakan pada Minggu, 21 Mei 2017 di Keenanion Music Studio (Jl.Cangkring 2 No.6, Cirebon) gelaran Desire #1 : Tribute To Nirvana akan ada tiga grup musik yang ikut meramaikan. Penonton akan disuguhkan dengan penampilan dari unit industrial rock dengan lirik yang tajam asal Cirebon Toreh, kelompok alternative rock 90-an Beach Head dan kebisingan noise rock yang menyalak dari Puppyhansen.
Tidak hanya pertunjukan musik, gelaran ini juga menyajikan screening film dokumenter Kurt Cobain dan Nirvana, memorabilia showcase yang merespon “Tribute To Nirvana” dan music market place berupa lapak rilisan fisik dan cinderamata yang berkaitan dengan musik sehingga penonton yang hadir mempunyai pilihan selain menonton pertunjukan musik.
Sebuah tribute event memang tidak dapat dijadikan sebagai indikator majunya scene di suatu kota, namun diharapkan gelaran Desire ini dapat menjadi ruang temu dan komunikasi bagi penggiat, pelaku dan penikmat aktifitas seni kreatif lintas generasi di Cirebon yang sedang tumbuh dan berkembang sehingga diharapkan melalui gelaran Desire ini akan semakin banyak lagi kelompok dan aktifitas seni kreatif yang lahir dan konsisten.

Suburbia – The First Folk Music Festival in Cirebon

Menjadi warga pada sebuah kota yang memiliki brand kreatif bisa memberikan kebanggaan tersendiri, disamping itu juga tentunya dapat sebagai sarana promosi produk atau jasa hasil kreatifitas serta meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat kotanya.

Bermunculannya kota kreatif di Indonesia belakangan ini merupakan sebuah perkembangan positif bagi dasar perekonomian kreatif, salah satunya Cirebon.

Meskipun geliatnya belum terlalu masif, namun Cirebon tetap mempunyai khas dalam pergerakan anak mudanya di bidang ini.

Terlepas dari hal tersebut, Cirebon selalu ada dalam deretan kota di Jawa Barat yang harus disinggahi oleh para pelaku industri kreatif. Belakangan ini Cirebon mencoba menyuguhkan acara-acara yang cukup membuat antusias anak mudanya kembali menggeliat dengan harapan bisa membawa semangat dan pergerakan anak muda Cirebon agar produktif. Dan tentunya dengan tetap menjalin kerjasama dengan para pelaku industri kreatif dari kota-kota besar sebagai acuan dan berbagi pengalaman.

Atas dasar itulah sebuah acara yang bertajuk “Suburbia – The First Folk Music Festival in Cirebon” akan digelar dengan harapan bisa bersinergi dan untuk menumbuhkan generasi penggiat kreatif di Cirebon.

Acara ini akan diselenggarakan pada hari Minggu, 9 April 2017 di Umah Kebon Metland Hotel Cirebon. 

Beberapa konten acara pun akan dihadirkan dalam pagelaran tersebut diantaranya ada photo exhibiton dengan beragam tema oleh komunitas foto Klise Unswagati. Selain itu ada penampilan musik dari Danilla yang perdana manggung di Cirebon, Hanyaterra dan Klopediakustik akan menjadi band yang ikut meramaikan gelaran Suburbia kali ini. 

Acara ini khusus untuk mereka yang berusia 18 tahun ke atas dengan tiket seharga Rp. 50.000,- sebagai compliment first drink charge. Tentu saja pengunjung akan dimanjakan oleh dekorasi-dekorasi unik agar bisa menikmati acara ditambah kondisi tempat pun memberikan suasana yang nyaman layaknya halaman belakang rumah.

Suburbia sendiri diharapkan menjadi tolak ukur bagi pergerakan komunitas kreatif di Cirebon dan diharapkan menjadi sesuatu yang baru agar ke depannya Cirebon menjadi destinasi wajib bagi para musisi dan pelaku kreatif lainnya untuk menyebarkan karyanya.

(Angga Badilz)

An Intimacy Vol.13 – Assembling Afterwards

Sekitar delapan bulan yang lalu, tepatnya tanggal 2 April 2016, An Intimacy menggelar acara ‘Departure’ di panggung New Majestic (ex-AACC), Bandung. Gelaran tersebut memberikan panggung serta momentum yang lebih besar untuk sembilan grup yang pernah tampil di edisi-edisi sebelumnya. Setelah hari itu, gaung An Intimacy yang acapkali dikenal sebagai micro-gig pun meredup dan belum pernah diselenggarakan lagi baik di Lou Belle Shop maupun tempat lainnya.

Banyak yang terjadi setelah itu, terlepas berkaitan dengan An Intimacy ataupun tidak. Di antaranya panggung-panggung kecil sederhana yang semakin menjamur di Bandung, band-band baru yang mulai menyeruak ke permukaan, hingga semangat dan wacana yang unik diangkat oleh masing-masing komunitas. Jika dulu visi An Intimacy bersama rekan-rekan sejawat masih ada di tahap ‘regenerasi’ saja, mungkin sudah saatnya untuk bergeser ke level yang baru.

An Intimacy Vol. 13 akan diselenggarakan pada hari Sabtu, 17 Desember 2016, bertempat di Spasial, Gudang Selatan, Bandung. Lima penampil telah dipilih, yakni Rock N Roll Mafia (RNRM), Collapse, Peonies, The Schuberts, dan Panda Selecta. Butuh waktu memang untuk mencari jawaban paling tepat dalam menjawab pertanyaan ‘Apa selanjutnya?’, namun setelah masa ‘hiatus’ yang cukup lama, edisi ini menjadi fase awal bagi pihak penyelenggara untuk menyadari; saatnya berkumpul lagi dan saatnya mencoba-coba sesuatu yang baru, karena bukankah itu yang sebaiknya dilakukan? Berdasarkan hal itu pula, kalimat ‘Assembling Afterwards’ pun tercetus.

Masih sama seperti episode sebelumnya, An Intimacy kembali bekerjasama dengan banyak pihak, local brand, hingga komunitas kreatif. Salah satunya adalah teman-teman dari SKETCHLUR di bidang desain dan artwork. Selain itu, sudah disiapkan pula konten spesial yang barangkali sudah dinanti-nantikan, kompilasi An Intimacy 2016 dalam bentuk kaset yang mengikutsertakan 13 repertoar dari band peserta An Intimacy terdahulu. Berangkat dari semua perubahan yang terjadi, An Intimacy ternyata tidak membiarkan cerita-ceritanya lewat begitu saja tanpa terdokumentasikan. Seratus penonton pertama bisa dengan gratis mendapatkan kompilasi tersebut.

An Intimacy Vol. 13

Sabtu, 17 Desember 2016

Spasial, Gudang Selatan 22, Bandung

HTM: FREE by Invitation. Bisa diakses di http://anintimacy.com/

Penampil: Panda Selecta, The Schuberts, Peonies, Collapse, Rock N Roll Mafia (RNRM)

 

Di episode kali ini pula kami dengan bangga mempersembahkan arsip perdana berupa kompilasi An Intimacy 2016 yang mengikutsertakan 13 tracks dari band-band yang pernah tampil di An Intimacy sebelumnya.

Informasi lebih lengkap mengenai An Intimacy bisa disimak di situs resmi http://anintimacy.com/ atau di kanal-kanal media sosial. Kali ini, An Intimacy Vol. 13 kembali menerapkan sistem invitation yang juga bisa diakses di alamat web di atas. Selamat menikmati persembahan spesial An Intimacy di penghujung tahun, dan tetaplah bersenang-senang. (dwilukita)