Suburbia – The First Folk Music Festival in Cirebon

Menjadi warga pada sebuah kota yang memiliki brand kreatif bisa memberikan kebanggaan tersendiri, disamping itu juga tentunya dapat sebagai sarana promosi produk atau jasa hasil kreatifitas serta meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat kotanya.

Bermunculannya kota kreatif di Indonesia belakangan ini merupakan sebuah perkembangan positif bagi dasar perekonomian kreatif, salah satunya Cirebon.

Meskipun geliatnya belum terlalu masif, namun Cirebon tetap mempunyai khas dalam pergerakan anak mudanya di bidang ini.

Terlepas dari hal tersebut, Cirebon selalu ada dalam deretan kota di Jawa Barat yang harus disinggahi oleh para pelaku industri kreatif. Belakangan ini Cirebon mencoba menyuguhkan acara-acara yang cukup membuat antusias anak mudanya kembali menggeliat dengan harapan bisa membawa semangat dan pergerakan anak muda Cirebon agar produktif. Dan tentunya dengan tetap menjalin kerjasama dengan para pelaku industri kreatif dari kota-kota besar sebagai acuan dan berbagi pengalaman.

Atas dasar itulah sebuah acara yang bertajuk “Suburbia – The First Folk Music Festival in Cirebon” akan digelar dengan harapan bisa bersinergi dan untuk menumbuhkan generasi penggiat kreatif di Cirebon.

Acara ini akan diselenggarakan pada hari Minggu, 9 April 2017 di Umah Kebon Metland Hotel Cirebon. 

Beberapa konten acara pun akan dihadirkan dalam pagelaran tersebut diantaranya ada photo exhibiton dengan beragam tema oleh komunitas foto Klise Unswagati. Selain itu ada penampilan musik dari Danilla yang perdana manggung di Cirebon, Hanyaterra dan Klopediakustik akan menjadi band yang ikut meramaikan gelaran Suburbia kali ini. 

Acara ini khusus untuk mereka yang berusia 18 tahun ke atas dengan tiket seharga Rp. 50.000,- sebagai compliment first drink charge. Tentu saja pengunjung akan dimanjakan oleh dekorasi-dekorasi unik agar bisa menikmati acara ditambah kondisi tempat pun memberikan suasana yang nyaman layaknya halaman belakang rumah.

Suburbia sendiri diharapkan menjadi tolak ukur bagi pergerakan komunitas kreatif di Cirebon dan diharapkan menjadi sesuatu yang baru agar ke depannya Cirebon menjadi destinasi wajib bagi para musisi dan pelaku kreatif lainnya untuk menyebarkan karyanya.

(Angga Badilz)