Heals Gelar Tour Jawa – Bali

Setelah merilis debut album mereka yang berjudul Spectrum pada hari Minggu lalu, kini Heals akan memulai rangkaian tur mereka yang bertajuk Heals Spectrum Java – Bali Tour 2017.

Berikut adalah rangkaian kota dan venue yang menjadi destinasi tur mereka.

13/4 – Yogyakarta, Canting 

14/4 – Semarang, Rustico Kitchen & Bar

16/4 – Cirebon, Famouz Cafe

27/4 – Solo, Pined Peridgee Rooftop

28/4 – Surabaya, Colors

29/4 – Malang, Houtenhand 

1 /  5 – Denpasar, TBA

Dalam Rangka Satu Tahun EP ‘Kircland’, Unit Indie Rock Asal Bandung The Schuberts Merilis Video Musik Single Kedua ‘Taken Aback’

The Schuberts Photo 2.jpg

Setelah merilis EP perdananya pada bulan Februari 2016 lalu, unit indie rock asal Bandung, The Schuberts, kembali menunjukkan eksistensi mereka di industri musik lokal dengan merilis video musik ‘Taken Aback’. Perilisan video musik ini bertepatan dengan satu tahun rilisnya EP perdana mereka yang diberi tajuk ‘Kircland’. Video musik ini diangkat dari single kedua dan sekaligus merupakan tantangan baru bagi mereka, karena ini merupakan kali pertama bagi band yang terbentuk pada tahun 2010 ini dalam menggarap video musik.

Secara garis besar, ‘Taken Aback’ bercerita mengenai suatu kesedihan. “Lirik lagu ini memang menceritakan mengenai curahan hati seseorang yang berasal darikeluarga broken home, dan kekesalannya terhadap sang Ibu yang membuat keluarganya rusak.” ujar Bahmaniar Ryou, vokalis dari The Schuberts. Walaupun liriknya bercerita akan suatu kesedihan, The Schuberts ingin menyampaikannya secara berbeda, yaitu melalui pengemasan vibe yang ceria, bertolak belakang dengan lirik yang disampaikan.

‘Taken Aback’ sendiri merupakan lagu yang The Schuberts anggap sebagai titik temu terhadap genre musik yang pada akhirnya mereka angkat dan merepresentasikan nada dan rasa yang mereka cari. Penggarapan lagu ini cukup sederhana, berawal dari kisah yang digagas Ryou dan Satrio yang kemudian dikembangkan oleh personil lainnya, dan pada akhirnya menghasilkan sebuah lagu dengan progresi chord yang simple dengan vokal dan lirik yang easy listening.

Hampir seluruh aspek produksi yang berhubungan dengan EP ‘Kircland’ dikerjakan dengan sistem kekeluargaan dan pertemanan. “Begitu pula dengan video musik ‘Taken Aback’ ini, semuanya dibantu oleh teman-teman terdekat kami,” sahut Ryou. Mulai dari pengangkatan Herin Damara, sebagai sutradara (yang juga merangkap sebagai cameraman director of photography), seluruh crew yang membantu proses shooting, hingga Jovanka R. Alexandra yang menjadi model dalam video musik ini, merupakan teman dekat para personil. Adapun konsep dan storyboard video musik ini dibuat oleh The Schuberts dan Herin.

The Schuberts, yang digawangi oleh Bahmaniar Ryou (vocal / guitar), Iqra Sadra (guitar), Lutfi Handika (bass), dan Satrio Adi (drum), telah merilis EP ‘Kircland’ pada Februari 2016 lalu dengan single pertama ‘Restless Hour’. Melalui single kedua dan video musik ‘Taken Aback’ ini, The Schuberts ingin memperkenalkan musik mereka secara lebih luas kekhalayak banyak. Setelah merilis video musik ini, The Schuberts akan merilis full album yang rencananya akan dirilis pada pertengahan tahun 2017 ini.

Video musik ‘Taken Aback’ dapat dilihat melalui kanal Youtube resmi The Schuberts:

An Intimacy Vol.13 – Assembling Afterwards

Sekitar delapan bulan yang lalu, tepatnya tanggal 2 April 2016, An Intimacy menggelar acara ‘Departure’ di panggung New Majestic (ex-AACC), Bandung. Gelaran tersebut memberikan panggung serta momentum yang lebih besar untuk sembilan grup yang pernah tampil di edisi-edisi sebelumnya. Setelah hari itu, gaung An Intimacy yang acapkali dikenal sebagai micro-gig pun meredup dan belum pernah diselenggarakan lagi baik di Lou Belle Shop maupun tempat lainnya.

Banyak yang terjadi setelah itu, terlepas berkaitan dengan An Intimacy ataupun tidak. Di antaranya panggung-panggung kecil sederhana yang semakin menjamur di Bandung, band-band baru yang mulai menyeruak ke permukaan, hingga semangat dan wacana yang unik diangkat oleh masing-masing komunitas. Jika dulu visi An Intimacy bersama rekan-rekan sejawat masih ada di tahap ‘regenerasi’ saja, mungkin sudah saatnya untuk bergeser ke level yang baru.

An Intimacy Vol. 13 akan diselenggarakan pada hari Sabtu, 17 Desember 2016, bertempat di Spasial, Gudang Selatan, Bandung. Lima penampil telah dipilih, yakni Rock N Roll Mafia (RNRM), Collapse, Peonies, The Schuberts, dan Panda Selecta. Butuh waktu memang untuk mencari jawaban paling tepat dalam menjawab pertanyaan ‘Apa selanjutnya?’, namun setelah masa ‘hiatus’ yang cukup lama, edisi ini menjadi fase awal bagi pihak penyelenggara untuk menyadari; saatnya berkumpul lagi dan saatnya mencoba-coba sesuatu yang baru, karena bukankah itu yang sebaiknya dilakukan? Berdasarkan hal itu pula, kalimat ‘Assembling Afterwards’ pun tercetus.

Masih sama seperti episode sebelumnya, An Intimacy kembali bekerjasama dengan banyak pihak, local brand, hingga komunitas kreatif. Salah satunya adalah teman-teman dari SKETCHLUR di bidang desain dan artwork. Selain itu, sudah disiapkan pula konten spesial yang barangkali sudah dinanti-nantikan, kompilasi An Intimacy 2016 dalam bentuk kaset yang mengikutsertakan 13 repertoar dari band peserta An Intimacy terdahulu. Berangkat dari semua perubahan yang terjadi, An Intimacy ternyata tidak membiarkan cerita-ceritanya lewat begitu saja tanpa terdokumentasikan. Seratus penonton pertama bisa dengan gratis mendapatkan kompilasi tersebut.

An Intimacy Vol. 13

Sabtu, 17 Desember 2016

Spasial, Gudang Selatan 22, Bandung

HTM: FREE by Invitation. Bisa diakses di http://anintimacy.com/

Penampil: Panda Selecta, The Schuberts, Peonies, Collapse, Rock N Roll Mafia (RNRM)

 

Di episode kali ini pula kami dengan bangga mempersembahkan arsip perdana berupa kompilasi An Intimacy 2016 yang mengikutsertakan 13 tracks dari band-band yang pernah tampil di An Intimacy sebelumnya.

Informasi lebih lengkap mengenai An Intimacy bisa disimak di situs resmi http://anintimacy.com/ atau di kanal-kanal media sosial. Kali ini, An Intimacy Vol. 13 kembali menerapkan sistem invitation yang juga bisa diakses di alamat web di atas. Selamat menikmati persembahan spesial An Intimacy di penghujung tahun, dan tetaplah bersenang-senang. (dwilukita)